Kecewa, Pelatih Takraw Bulukumba Mengundurkan Diri Jelang Porda – UPEKS
SPORT UTAMA

Kecewa, Pelatih Takraw Bulukumba Mengundurkan Diri Jelang Porda

 


BULUKUMBA, UPEKS – Pelatih Sepak Takraw Bulukumba, Hasbullah mengundurkan diri sebagai pelatih sepak takraw Bulukumba, padahal persiapan Porda 2018 Pinrang sisa 4 bulan lagi.

Ia terpaksa mengundurkan diri, lantaran kecewa, sebab dirinya mengaku tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah, KONI dan PSTI Bulukumba.

Berkas atau surat pengunduran dirinya sudah ia berikan dan sampaikan langsung kepada Ketua KONI Bulukumba Ir.H.Andi Makkasau, kemarin, Selasa 6 Februari 2018.

“Tahun 1993 saya jadi pelatih Takraw di Bulukumba, hari ini saya mengundurkan diri sebagai pelatih sepak takraw Bulukumba, dan ini adalah kedua kalinya saya mengundurkan diri. Saya sudah capek dicueki Pemkab, KONI, dan PSTI, sudah beberapa kali saya memohon untuk perhatian, namun tidak ditanggapi serius,” jelas Hasbullah dihadapan anak- anak didiknya dengan nada sedih sambil meneteskan air mata, di Gor Matajang, Selasa (6/2/18).

Dirinya juga mengaku, jika persiapan Porda 2018 di Kabupaten Pinrang sudah dekat, sampai dengan hari ini tak ada satupun pihak terkait yang datang ke lapangan takraw untuk memberikan motivasi.

Parahnya lagi, atlet Porda Bulukumba tidak mengikuti turnamen Kejurda Sepak Takraw Master, di Makassar, hari ini, Rabu (7 Februari 2018) dan sama sekali tidak diakomodir pemerintah sehingga menimbulkan kekecewaan yang mendalam bagi para seluruh atletnya.

“Kejuaraan daerah ini sangat bergensi dan sangat disayangkan kalau Bulukumba tidak ikut. Jadi yang ikut kejuaraan ini adalah semua kabupaten yang lolos Porda. Kalau kita ikut berarti kita bisa mengukur kekuatan atau kelemahan lawan di Porda nanti, begitupun sebaliknya kita bisa tahu apa kekurangan atlit kita,” jelasnya.

Sementara itu, atlet senior, Candra mengaku sangat kecewa, juniornya tidak ikut Kejurda di Makassar, dengan alasan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, PSTI dan KONI.

“Kita batal ikut, karena kita tak punya dana untuk membawa adik- adik atlet ke Makassar. Pelatih sudah berusaha untuk bermohon kepada Pemkab dan KONI dan tidak mendapat respon,” ujarnya.

Pengunduran diri Hasbullah yang akrab disapa Om Rampok sebagai pelatih takraw juga ditandai penyerahan kembali bola takraw dan net kepada pengurus PSTI Bulukumba, H.Ali sebagai simbol perpisahannya dengan atlet yang selama ini dia bina bertahun- tahun

Sebelumnya pengurus KONI Bulukumba mengatakan, jika beberapa hari belakangan Pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati sibuk mengikuti rangkaian Hari Jadi Bulukumba. (penulis: sufri).

—————————-

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!