KPU Jeneponto Rakor Terkait Pemasangan Alat Peraga – UPEKS
SULAWESI SELATAN

KPU Jeneponto Rakor Terkait Pemasangan Alat Peraga

JENEPONTO, UPEKS.co.id  –  Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto melakukan pengundian nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto 2018  yakni Pasangan itu, Mulyadi Mustamu – Muh. Kasmin Makkamula (Mukmin Bisa), Muhammad Sarif – Andi Tahalfasni (Syafaat), Iksan Iskandar – Paris Yasir (Siap), Andi Baharuddin Baso Jaya – Isnaad Ibrahim (Barani Uranta), Selasa (13/2/2018).

KPU Jeneponto kembali menggelar rapat Koordinasi pemantapan alat peraga dengan semua stackholder yang terkait yakni Panwaslu, Polres, Kodim, Sat Pol PP, dan Tim Liasion Officer (LO) ke empat pasangan calon, Selasa (13/2/2018) sore.

Komisioner KPU Jeneponto Divisi Parmas dan SDM, Samsuddin mengatakan, inilah yang dicarikan titik pemasangan baliho itu. Kami sudah koordinasi dengan yang terkait, Dinas PU koordinasi dengan camat.

“Masing-masing berkoordinasi dengan penyelenggara dibawah agar koordinasi antara PPK, PPS, dan camat. Kami surat buat keputusan terkait lokasi pemasangan alat kampanye yang dilarang. Termasuk yang dilarang dipinggir jalan berdekatan dengan masjid, atau tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, sekolah. Pemasangan alat peraga berdasarkan estetika, dan harus mendapat izin,” jelas Samsuddin.

Sedangkan, Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful menegaskan, larangan pemasangan alat peraga itu tanpa terkecuali branding, baliho, banner, spanduk, dan alat peraga lainnya harus dibersihkan dulu

“Nanti lagi setelah ada titik yang disepakati. Kami juga tidak bisa bertanggungjawab terkait alat peraga ini. Sehingga dalam kesempatan ini, saya minta kerjasama dari pasangan calon. Desain alat peraga pasangan calon harus berkordinasi dengan KPU.makanya pemasangan alat peraga itu sesuai dengan peraturan KPU,” tegas Ketua Panwaslu Jeneponto, Saiful.

Ditempat yang sama, Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto menyampaikan, terkait branding mobil itu yang merubah warna itu harus ada izin.

“Cuma juga, ada yang menjadi sasaran saudara kita yang sangat fanatik terhadap suatu paslon, kemudian ketemu. Di Kabupaten lain terjadi mobil branding lainnya dirusak. Dalam aturan Kepolisian itu sangat tidak boleh sebenarnya, mungkin boleh tapi dikawal, tidak boleh jalan sendiri,” tutur Kapolres AKBP Hery Susanto.

Hadir dalam rapat koordinasi pemantapan alat peraga yaitu, Komisioner KPU Jeneponto Samsuddin, Andi Hertasning, Tiga Pimpinan Panwaslu Jeneponto yaitu Saiful, Hamka Lau, Sampara Halik, Kapolres AKBP Hery Susanto, Kasdim 1425 Mayor Inf Kamaluddin Samad, Sekretaris Dinas Sat Pol PP, Akhmad Sahid, LO pasangan calon.

(rls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!