Bupati Lutim Serahkan SK Tim Terpadu Penanggulangan Kanker – UPEKS
ANEKA

Bupati Lutim Serahkan SK Tim Terpadu Penanggulangan Kanker

LUTIM,UPEKS.co.id–Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menceritakan pengalaman pahitnya saat ibundanya direnggut ganasnya kanker rahim yang dideritanya beberapa tahun silam.

“Ibu saya, salah satu wanita yang nyawanya direnggut penyakit ini, untuk itu saya tidak mau penyakit serupa dialami kaum perempuan di Luwu Timur” kata Husler yang saat itu wajahnya dihiasi raut kesedihan.

Menurut Husler hal tersebut terjadi kepada Ibundanya lantaran lambatnya penyakit yang menjadi pembunuh nomor satu tersebut dideteksi.

Hal tersebut diungkapkan Husler usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) penetapan pembentukan Satuan Kerja (SATKER) Tim Terpadu Penanggulangan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim, kepada Ketua Tim, Hj. Puspawati Husler, yang juga ketua Tim Penggerak PKK Luwu timur itu di aula rumah jabatan Bupati, Desa Puncak Indah Malili, Selasa (13/03/2018).

Dengan terbentuknya SATKER tim Tedpadu Penggulangan Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim tersebut, Husler berharap agar kaum perempuan khususnya di Luwu Timur dapat terlindungi dari penyakit paling mematikan itu.

Sejumlah pihak terkait juga hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut seperti, perwakilan RS. PT. Vale, BPJS Kesehatan Luwu Timur, dan sejumlah Camat.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. April mengklaim jika Kabupaten Luwu timur menjadi kabupaten pertama yang memiliki Tim Terpadu penanggulangan kanker payudara dan kanker mulut rahim yang melibatkan lintas sektoral.

“Ini Tim Terpadu pertama di Sulsel dan menunjukkan keseriusan kita semua dalam menanggulangi penyakit ini,” kata April dalam
laporannya.

Menurut April, kegiatan itu bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kaum wanita agar mau memeriksakan secara dini kondisi kesehatan rahim dan payudara mereka.

Husler juga mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir jika terlambat dalam hal lain itu masih bisa diperbaiki, namun jika deteksi terhadap penyakit yang terlambat dapat mengakibatkan masalah serius.

“Terlambat gajian itu masih bisa diatasi dengan ngutang sama tetangga, tapi terlambat mendeteksi kanker itu bisa jadi bencana,” katanya dengan sedikit berkelakar. “Untuk itu kaum perempuan jangan lagi malu untuk memeriksakan dirinya sejak dini,” kuncinya. (Citizen report/hms/ikp/kominfo)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!