Polda Siap Bersinergi Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan di Sulsel – UPEKS
ANEKA

Polda Siap Bersinergi Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan di Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan siap bersinergi mendukung program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan mendorong tingkat kepatuhan pemberi kerja di Sulsel.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Umar Septono dalam sesi pertemuannya dengan Deputi Direktur Wilayah Badan Peneyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Sudirman Simamora di ruang kerjanya, Senin (16/04).

“BPJS Ketenagakerjaan adalah lembaga negara yang menjalankan amanah undang-undang Nomor 24 tahun 2011 untuk turut mendorong kesejahteraan pekerja dan keluarganya, dan tentunya kami juga sebegai lembaga penegak berjalannya hukum dan aturan perundang-undangan tersebut siap mengawal dan mensukseskan program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Irjen Umar Septono.

Ia mengaku, pihaknya bersama BPJS Ketenagakerjaan siap berkoordinasi sesuai garis komando dan juga bersinergi dengan Polda untuk melakukan sosialisasi bersama Polres atau Polsek agar pemberi kerja benar-benar mendaftar dan melindungi seluruh pekerja dengan program BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya meminta kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk fokus dan turut memperhatikan pekerja dan masyarakat kecil, sehingga hak- hak mereka sebagai warga Negara, yakni mendapatkan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dapat terlaksana dan
meluas di seluruh wilayah di Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan guna meningkatkan kepedulian kepada masyarakat kecil, pertama orang
miskin tidak butuh belas kasihan, yang dibutuh adalah perlindungan dan rasa peduli. Kedua kita butuh mereka sebagai ladang berkah dan ketiga untuk menyentuh mereka lakukanlah dengan kerendahan hati.

“Saya salut dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan yang menjemput bola turun ke pasar-pasar untuk mendaftarkan pekerja informal, ini adalah salah satu bentuk kerendahan hati BPJS Ketenagakerjaan,” puji Umar Septono.

Deputi Direktur Wilayah Badan Peneyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Sudirman Simamora menjelaskan maksud
pertemuannya dengan Kapolda tersebut selain membangun hubungan silahturahmi juga mengharapkan dukungan Polda Sulsel, agar
dapat turut mengawal berjalannya program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya meningkatkan kepatuhan perusahaan.

“Tingkat universal coverage kepesertaan BPJS Ketenagkerjan di Sulsel baru mencapai 29 persen dari total pekerja yang terlindungi, kami mengharapkan dari pertemuan ini dapat berujung pada hubungan baik dalam perluasan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan kami pun siap turun lapangan bersama Polda untuk melakukan sosialisasi bersama tentang pentingnya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan di Sulsel,” jelas Sudirman.

Sudirman menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan empat program diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),
Jaminan Kematian(JKm), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Program JKK misalnya, memberikan manfaat layanan
antara lain biaya transportasi dari lokasi kecelakaan kerja ke rumah sakit.

Manfaat lain, pengobatan di PLKK sampai dengan sembuh, Santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja, Santunan Cacat hingga 56 kali gaji terlapor, Santunan kematian Akibat Kecelakaan Kerja hingga 48 kali gaji terlapor dan Beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

“Saat ini masih banyak pekerja informal atau bukan penerima upah belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakeraan, padahal tingkat resiko kerja mereka cukup rentan terjadi resiko kerja,” kata Sudirman.

Ia menambahkan, pihaknya akan lebih gencar melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
baik itu menggandeng lembaga Negara lain atau menggunakan akses media sosial dan media massa yang diharapkan dapat
memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami harap mindset pemberi kerja dan pekerja dapat berubah, bahwa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bukan sebagai satu
beban, tapi sebuah kebutuhan mendasar,” pungkas Sudirman Simamora. (Hery).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!