Pesantren At-Taubah Hadir Di Tengah Penghuni Lapas Takalar – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

Pesantren At-Taubah Hadir Di Tengah Penghuni Lapas Takalar

 TAKALAR, UPEKS,co.id–Bupati Takalar H Syamsari Kitta dan Kepala Kantor Wilayah Kemenhum HAM Prov.  Sulsel Drs. Imam Suyudi, Bc.IP.,SH. Resmikan Pesantren At-Taubah ditandai dengan penandatanganan Prasasti,
berlangsung di Lapas Kelas IIb Takalar, Selasa, (15 /5/18).

Bupati Takalar H Syamsari Kitta mengatakan bahwa pemkab mendukung dan mengapresiasi,terbentuknya
SDM yang berkualitas, dan Pemkab optimis warga lapas adalah warga potensial.

Kita bisa bekerjasama untuk bersama-sama mendukung kebijakan bupati yang bisa berpotensi pada peningkatan  kualitas hidup dan perekonomian,” jelasnya.

“Salah program pemerintah Kabupaten saat ini trend adalah Program Gema Tasamara, agar Takalar bisa bersih  dan indah sehingga samapahnya bisa bernilai ekonomis.” jelasnya.

Diktakan H Syamsari Selaian Gema Tasamara, Pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami tanaman yang bisa  menambah pendapatan, Gerakan kembali ke sekolah diantaranya paket B dan C, Gerakan sholat berjamaah serta  Gerakan baca alquran setiap hari.

Untuk itu, seluruh warga lapas sangat diharapkan partisipasinya dalam kebijakan pemerintah sehingga Takalar  Unggul sejahtera dan bermartabat, “Harap Bupati

Kakanwil Drs. Imam Suyudi, Bc.IP.,SH. mengatakan, keberadaan posantren At-Taubah ini patut kita supporting  penuh,” Kerjasama lapas dengan Pemerintah daerah dan semua stokholder Sanagat diharapkan khususnya  keberadaan Pesantren At-Taubah di Lapas kelas II B Takalar,” jelasnya.

Menurut Imam, Kegiatan ini diharap dapat lebih ditingkatkan untuk lebih mendekatkan diri dari Allah SWT.

Ditempat yang sama Kepala Lapas Kelas II B Takalar Darwis, H.A.md, S.Sos.M.Si, mengatakan bahwa Pesantren  di dalam Lapas kelas II B tersebut diperuntukkan oleh khusus penghuni warga lapas Kelas IIb Takalar.

“Lebih mengedepankan proses pembinaan pada aspek peningkatan mental spiritual dan pemberantasan buta  aksara Al-qur-an.”ujarnya.

Dikatakan Darwis pesantren ini akan dilaksanakan bulan Mei dan Nopember 2018. Dengan target menciptakan  dai jum’at sehingga jika keluar dari lapas ini bisa tampil di lingkungannya serta bertujuan untuk memberantas buta  huruf Al-qur’an”.

“Proses kegiatan pesantren ini, akan dimulai lebih awal yaitu dari Januari dan Nopember dan pada bulan  Desember akan dilakukan evaluasi dan tetap berlangsung meski berganti kepala lapas,” jelasnya.

Peresmian diawali dengan doa dan zikir bersama oleh seluruh tamu undangan dan penduduk Lapas kelas II B  Takalar.

Turut hadir Perwakilan Forkopimda, Kepala Kemenag Pimpinan OPD, Kabag Kesra Setda Takalar, Jajaran  Lapas kelas II B serta penghuni Lapas kelas II B Takalar.(Jahar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!