Jomes: Laskar Kotak Kosong Mamasa Aktif Konsolidasi Desa ke Desa – UPEKS
ANEKA

Jomes: Laskar Kotak Kosong Mamasa Aktif Konsolidasi Desa ke Desa

MAMASA, UPEKS.co.id—Laskar Kotak Kosong Kabupaten Mamasa beberapa hari terakhir terus melaksanakan
konsolidasi dari desa ke desa dalam wilayah Kabupaten Mamasa. Para presidium dan relawan Kotak Kosong
berusaha untuk memenuhi jadwal undangan dari Presidium Laskar Kotak Kosong Kecamatan yang semakin
padat.

Menurut Joni Mesalangi (Jomes) Sekretaris Presidium Laskar Kotak Kosong Kabupaten Mamasa, ada sebagian  jadwal yang terpaksa diundur karena berbenturan dengan jadwal di tempat lain. Seperti jadwal di Kec. Tanduk  Kalua berbenturan dengan jadwal di Kec. Pana yang bersamaan minta jadwal 24-26 Mei, sehingga harus
dilakukan penyesuaian.

“Bahkan kadang-kadang presidium harus membagi diri jika ada benturan jadwal yang tidak dapat dihindari.

Contohnya pada tanggal 14 Mei yang lalu, pada saat berlangsung pertemuan Laskar Kotak Kosong di Desa Buntu  Buda Kec. Mamasa, pada saat yang sama berlangsung juga pertemuan Laskar Kotak Kosong di Kec. Aralle,,”  ujarnya.

Agar semuanya dapat terlaksana dengan baik, Ketua Presidium David Bambalayuk memutuskan menghadiri  pertemuan di Aralle dan presidium yang lain menghadiri pertemuan di Buntu Buda” terang Jomes.

Sosialisasi Laskar Kotak Kosong di Kec. Nosu 11-12 Mei, pertemuan tiga titik, yaitu di Lumika, Desa Masewe dan  Desa Minanga Timur. Setiap pertemuan selalu dihadiri ratusan pemilik hak suara, untuk mendengarkan  penjelasan tentang Kotak Kosong yang disampaikan Presidium Kabupaten, seperti David Bambalayuk, Rocky  Paotonan, Joni Mesalangi, Dermawan Mangoli, koordinator Wil. II Ir. Linggi, dan tim Laskar Kotak Kosong yg  datang dari Makassar.

Setelah pertemuan Laskar Kotak Kosong di Desa Buntu Buda dihadiri Dr. HM Said Saggaf, Drs. Obednego Depparinding dan Rudyantho, SH, pertemuan selanjutnya di Desa Sibanawa, Kec. Sumarorong pada 17 Mei 2018 dan Desa Minake, Kec. Tanduk Kalua 20 Mei 2018.

Hal yang cukup menggembirakan adalah keterlibatan warga Mamasa yg ada di Makassar, Jakarta dan kota-kota lain untuk turut sosialisasikan Kotak Kosong. Bahkan ratusan warga Mamasa di Pinrang yang memiliki  hak pilih berinisiatif mengorganisir diri untuk datang ke Mamasa menggunakan hak pilihnya pada tgl 27 Juni 2018.

Mengenai keterlibatan ASN dalam menghadiri sosialisasi Kotak Kosong, Joni Mesalangi menegaskan tidak ada  satupun Undang-undang atau peraturan lain yang melarang ASN untuk sosialisasikan Kotak Kosong.

“Jadi jika ada yg mengintimidasi ataupun mengancam ASN yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi Kotak Kosong,  maka semua Presidium Laskar Kotak Kosong Kabupaten Mamasa akan berdiri untuk membela” pungkasnya.  (Leo).

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!