Salurkan BPNT Kepada  54.543 KPM di Bone, Bank Mandiri Siapkan Layanan Agen – UPEKS
KEUANGAN

Salurkan BPNT Kepada  54.543 KPM di Bone, Bank Mandiri Siapkan Layanan Agen

BONE, UPEKS.co.id–Bank Mandiri memperoleh wilayah perluasan penyaluran Bantuan pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2018. Agar penyalurannya lebih lancar, Bank Mandiri menyiapkan layanan agen yang tersebar di wilayah-wilayah penyaluran BPNT.

Di Sulawesi Selatan, Kabupaten Bone menjadi salah satu target penyaluran BPNT dengan 54.543 Keluarga Penerima Manfaat  (KPM). Sejumlah 54.543 KPM tersebut terdiri dari 34.421 KPM merupakan irisan PKH (sudah mendapatkan program Bansos PKH sebelumnya) dan 20.122 merupakan KPM yang baru mendapat progran Bansos BPNT.

“KPM tersebut tersebar di 27 Kecamatan dan 344 Desa,” kata Tonggo saat berkunjung ke Kabupaten Bone dalam rangka penyaluran Bansos BPNT melalui Bank Himbara, pekan lalu.

Secara keseluruhan perseroan memperoleh tambahan perluasan Penyaluran BPNT Tahun 2018 menjadi sebanyak  633.369 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota, 177 Kecamatan, dan 3.180 Desa.

Regional Operation Head Sulawesi & Maluku, Tonggo Marbun mengatakan,

untuk melayani KPM penerima Bansos BPNT, Bank Mandiri telah meyediakan 228 agen yang tersebar di wilayah-wilayah penyaluran BPNT. Rasio perbandingan 250 KPM akan dilayani 1 agen bansos.

“Penentuan jumlah dan sebaran agen bansos di wilayah penyaluran tetap mempertimbangkan azas efektifitas dan efesiensi. Agen bansos yang akan melayani KPM akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan,” jelas Tonggo.

Hanya saja, kata Tonggo, kendala penyaluran adalah ketiadaan signal (blankspot signal) di 27 desa dari 372 Desa penyaluran. Ketiadaan signal ini menyebabkan sebagian KPM yang terdapat di daerah tersebut tidak dapat bertransaksi secara online di agen bansos di Desa melainkan ke Agen-agen di Desa terdekat atau Agen Bank Himbara terdekat lainnya jika memang ada.

“Untuk dapat melayani transaksi KPM di daerah yang tidak memiliki signal (blankspot signal) Bank Mandiri selanjutnya sedang berupaya dapat melayani KPM didaerah tersebut secara manual dengan memperhatikan aturan yang ada dan memitigasi resiko yang terjadi,” pungkasnya. (hery).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!