Pasca Pendaftaran PJPT Takalar, Jabatan Sekda Bakal Dilelang – UPEKS
ANEKA

Pasca Pendaftaran PJPT Takalar, Jabatan Sekda Bakal Dilelang

TAKALAR, UPEKS.co.id–Setelah dibuka Pendaftaran Penerimaan Jabatan Pimpin Tinggi (PJPT) atau setingkat  Eselon IIb khusus bagai ASN lingkup pemda Takalar sudah dirilis BKDD Takalar,  hanya tiga Jabatan lowong diantaranya Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Kelautan dan Asisten I.

Informasi diperoleh di lingkup Pemkab Takalar, bukan tiga Jabatan Eselon IIb lowong tapi empat jabatan, yakni  ditambah lagi Staf Ahli hingga saat ini belum ada penghuninya.

“Jadi Saya sampaikan ke BKDD Takalar, agar supaya jabatan Eselon IIb yang lowong diumumkan Transparan  lengkap jabatan Eselon IIb saat ini masih lowong, jangan hanya tiga,” ungkap ASN lingkup pemda Takalar minta
namanya tidak ditulis, Minggu, (10/6/18)

Diantara Ke-15 ASN ditugaskan untuk ikut Assesmen di UNM Makassar kemarin , satu diantaranya pernah  menduduki jabatan penting di Kabupaten Gowa dan dipersiapkan untuk menduduki Jabatan Asisten I Lingkup  pemda Takalar,setara dengan pejabat Eselon IIb.

Perlu juga diketahui Usai Assesmen ke 15 ASN tersebut tersebut Jabatan Sekda Bakal juga dilelang secara  terbuka.

Terkait masalah jabatan sekda Takalar yang ingin dilakukan, adalah bentuk penyegaran oleh Bupati Takalar saat  ini melalui lelang jabatan dan itu sesuatu yang normal saja dalam sebuah pemerintahan. Kendati demikian,  pejabat sekda yang saat ini dijabat Nirwan, kata Baso DN (Anggota Forum Pemantau Independen Pakta Integritas  Sulsel)

Jika jabatan Sekda, ingin dilelang bupati, terlebih dahulu harus melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pjs  Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

“Pengisian jabatan sekda Takalar, adalah sesuatu hal yang wajar saja, apalagi sudah lama dijabat oleh pejabat  saat ini, namun Bupati harus terlebih dahulu melakukan konsultasi dan koordinasi dengan gubernur Sukses, ”  tegas Baso DN,

Menurut Baso, tradisi pengisian jabatan sekda selama ini, bupati / walikota senantiasa melakukan konsultasi dan  koordinasi dengan Gubernur Sulsel sehingga proses pergantian jabatan sekda berjalan dengan baik, bahkan tidak  ada pejabat yang dirugikan dalam hal jenjang kariernya.

Jika ini dilakukan, maka tentu saja proses dan mekanisme dalam pengisian jabatan tertentu setingkat sekda  dikabupaten akan berjalan dengan baik dan tidak ada satupun aturan yang dilanggar.

“Sekda Takalar saat ini, bisa saja ditarik ke Pemprov Sulsel untuk menduduki posisi jabatan tertentu setingkat  eselon II/A, karena akan banyak pejabat Pemprov Sulsel yang telah dan akan pensiun dijabatan eselon II/A.” jelas  Baso.

Ke depan, menurut Baso, pejabat sekda Takalar selain harus memiliki kualitas, kredibilitas dan integritas, juga  sebaiknya diisi oleh pejabat yang bukan berasal dari daerah tersebut, karena hal itu, untuk menghindari conflict of interest dari seorang sekda pada proses pilkada disebuah daerah dimana mereka menjabat sebagai sekda.

“Kalau putra daerah menjabat sebagai sekda di suatu daerah adalah pasti ada rasa keinginan untuk mencalonkan  sebagai Bupati dan walikota, sehingga dalam proses melaksanakan tugas dan fungsinya terkadang tersisipi  kepentingan politik.” ujarnya

Lanjut Baso, Ini tidak akan terjadi kalau sekda di suatu daerah bukan putra daerah, sehingga sekda betul betul  menjalankan tugas nya dengan baik tanpa memikirkan kepentingan politik.”Sebaiknya sekda dipilih bukan dari  putra daerah dimana mereka menjabat untuk menghindari conflict of interest, ” tegas Baso. (Penulis: Jahar)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!