Optimis Juara I Lomba Desa Se-Sulsel, Ini Klaim Nuraeni Membangun Desa Kanjilo – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

Optimis Juara I Lomba Desa Se-Sulsel, Ini Klaim Nuraeni Membangun Desa Kanjilo

GOWA, UPEKS.co.id–Kepala Desa Kanjilo beserta perangkat pemerintah Kecamatan Barombong, Gowa menyambut kedatangan tim penilai lomba desa tingkat Provinsi Sulawesi selatan, di pelataran Kantor Kecamatan Barombong, Senin (09/07/18).

Ditopang berbagai realisasi program yang diklaim berjalan baik, Kepala Desa Kanjilo Nuraeni yakin bisa mengulang prestasi juara pertama di Kabupaten Gowa.

Tim penilai Provinsi datang bersama Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Mallagani, Ketua DPRD Ansar Zainal Bate dan Forum koordinasi Pimpinan Daerah serta tim Penggerak PKK. Desa Kanjilo yang memiliki 6 dusun dengan jumlah penduduk sebanyak 9.4037 jiwa terpilih mewakili Kabupaten Gowa dalam ajang tersebut.

Dihadapan mereka, Nuraeni memaparkan serangkaian program. Ia mengklaim pemerintah Desa Kanjilo mempublikasikan APB Desa lewat baliho terkait jumlah dan penggunaan anggaran. Ini efektif mendorong pemberdayaan dan partisipasi masyarakat.

“Pengelolaannya ABP Desa menggunakan sistem aplikasi berbasis teknologi sehingga lebih efektif dan efisien,” kata Nuraeni.

Desa Kanjilo juga, lanjut Nuraeni memiliki sarana dan prasarana yang memadai sebagai upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.  Khususnya di tiga bidang, untuk bidang pemerintahan desa, tersedia internet gratis, perpustakaan keliling, pengembangan lembaga adat.

Geliat usaha masyarakat dibina baik melalui pengembangan produk unggulan berbasis teknologi tepat guna dengan memanfaatkan limbah kayu dan dinamo mesin pompa air. Hasilnya menjadi alat catok kayu duduk, mesin ampelas hingga gergaji mesin.

“Produk yang dihasilkan yakni sangkar burung, souvenir, dudukan hp, tempat Alquran termasuk bingkai foto,” urainya.

Selain itu, warga dibina untuk manfaatkan pipa paralon yang dibuat jadi hiasan jam dinding dan lampu tidur. Ada juga pembuatan telur asing dan steak ikan kanjilo dengan variasi rasa keju.

Prestasi lain yang tidak kalah dibanggakan adalah pengesahan Perdes pengelolaan sampah di tahun 2017. Perdes ini mengatur sanksi bagi masyarakat yang terbukti membuang sampah di wilayah Kanjilo kena denda Rp500 ribu per orang.

“Kami buktikan bahwa Desa Kanjilo layak jadi Juara satu di Provinsi. Semuanya tidak lepas dari petunjuk dan program Pemda dan penggerak PKK,” terang.

Sementara, Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Mallagani, menuturkan, lomba desa ini sebagai evalusi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Mendagri No. 81 tahun 2015 yang meliputi pemetintahan desa.

Evaluasi desa meliputi 19 aspek. Diantaranya, kinerja pemerintahan, inisiatif dan kreativitas berbasis teknologi informasi serta pelestarian adat dan budaya. Kemudian identitas inovasi, tanggap dan siaga bencana dan pengaturan investasi.

“Termasuk partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan penggerak PKK juga penangulangan kemiskinan dan semuanya telah dilakukan di Desa Kanjilo,” kata Karaeng Kio, sapaannya.

Ketua Tim Penilaian Lomba Desa, H Mustari Soba mengemukakan, hasil lomba akan menjadi dasar perumusan kebijakan Pemda masing-masing untuk melakukan oembinaan lebih lanjut. Indikatornya ada tiga kategori, desa cepat berkembang, berkembang dan kurang berkembang.

“Penilaian dua tahun terakhir. Dan Perdes itu dapat nilai tinggi terutama realisasinya di lapangan. Sayangnya, Kanjilo masih dalam sosialisasi,” pungkasnya. (hery).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!