Soppeng Dapat Dana Terbanyak DBH-CHT di Sulsel – UPEKS
ANEKA

Soppeng Dapat Dana Terbanyak DBH-CHT di Sulsel

SOPPENG,UPEKS.co.id — Asisten II Perekonomian Drs H A Akbar Nur Thahir membuka kegiatan Sosialisasi  Ketentuan di Bidang Cukai dan Penggunaan bagi hasil Cukai serta Tembakau di ruang pola kantor Bupati  Soppeng, Kamis (12/7/18).

Asisten II, Drs H A Akbar Nur Thahir menjelaskan bahwa Kabupaten Soppeng sebagai salah satu penerima  DBH-CHT di Provinsi Sulawesi Selatan yang merupakan juga daerah penghasil tembakau dan penghasil cukai,  sehingga pada tahun 2018 mendapatkan Alokasi Anggaran DBH-CHT sebesar Rp 4.220.593.000.

“Dana ini telah dialokasikan pada beberpa SKPD diantaranya Setda bagian Perekonomian, Dinas Sosial, Dinas  Kesehatan, Dinas Pertanian dan RSUD Latemmamala Kabupaten Soppeng,”jelasnya.

“Saya berharap penerima DBH-CHT supaya memanfaatkan dana ini dengan baik dan melakukan pembinaan,  monitoring, dan evaluasi kepada pengusaha rokok, dan petani tembakau agar dana tersebut tepat  sasaran,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Sekda Provinsi Sulsel Dr Since Erna lamba, SP,MP mengatakan bahwa  Kabupaten Soppeng patut bersyukur karena mendapatkan dana DBH-CHT terbesar se-Sulawesi Selatan,  4,2 dari total 5 Milyar anggaran yang tersedia.

Dikatakannya, Dana Bagi Hasil (DBH) adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan  kepada daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil berdasarkan angka persentase tertentu  untuk mendanai kebutuhan daerah.

Itu dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, yang bertujuan untuk memperbaiki  keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil.

“Soppeng mendapatkan dana terbesar DBH-CHT se-Sulawesi Selatan, maka kami di tingkat provinsi akan  mensupport untuk senantiasa meningkatkan kinerjanya,”tuturnya.

Selain itu, kata dia, salah satu penyebab turunnya produksi tembakau yakni tidak melakukan pembaharuan bibit  padahal pada periode tertentu bibit harus diganti demi peningkatan kualitas produksi.

“Kita harus melakukan pendataan dan pengawasan serta pembentukan kawasan industri tembakau di daerah,  karena kegiatan ini diupayakan dapat mensupport masyarakat supaya bisa meningkatkan  perekonomian,”kuncinya. (Amin Rais).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!