CITIZEN REPORTER

Pulang

GAESS, hari ini kami meninggalkan Lombok. Kami dari tim medis yang tergabung dalam tim Emergency Response Group (ERG) PT. Vale Indonesia sudah harus pulang. Rekan saya sudah rindu pada kapurung dengan rasa pedas pedas manja.

Saya sendiri harus pulang karena panggilan ketua RT, katanya perlombaan makan kerupuk 17 Agustusan akan digelar. Sebagai juara bertahan saya harus datang.

Lagi pula tahun ini adalah lomba terakhir saya di cabang makan kerupuk. Ingin pindah, mencoba tantangan lain di cabang lomba lari balon berpasangan. Tentu saja berpasangan denganmu. Siapa tau dari pasangan lomba lari balon kita bisa berpasangan ke jenjang yang lebih tinggi. Eeaaa..

Tapi apa hanya karena alasan rindu kapurung pedas manja dan lomba makan kerupuk lantas kami tinggalkan Lombok yang luluh lantak? Tentu saja tidak, gaess.

Sungguh Lombok masih sangat butuh bantuan. Sampai hari ini dilaporkan ada 436 orang yang meninggal. Ada 1353 korban luka-luka. Terdapat 352. 736 orang mengungsi, hidup di tenda tenda yang dibuat seadanya. Rumah-rumah mereka ambruk, jumlahnya 67. 875 rumah. Tiga buah rumah sakit rusak parah. Pasiennya di rawat dalam tenda-tenda didirikan di lapangan. Lima belas Puskesmas ikut roboh bersamaan dengan 606 bangunan sekolah.

Tapi gaess…demi Efektifitas kami harus pulang dan berganti dengan relawan lain yang masih terus berdatangan. Tugas kami dalam penanganan emergency sudah cukup dalam satu minggu pertama. Selanjutnya adalah tugas pemulihan: tempat tinggal, sanitasi lingkungan, penanganan dan pencegahan penyakit-penyakit yang bisa muncul dalam tenda-tenda pengunsian dan lain-lain termasuk pemulihan psikis.

Pekerjaan di Lombok masih lama dan tentu saja masih butuh uluran tangan. Karena itu gaes bila punya kemampuan bantulah saudara-saudara kita di sana. Bila tidak sempat membawanya sendiri ke Lombok, titiplah. Banyak lembaga yang menyediakan diri untuk menyalurkan sumbangan anda. Di Lombok saya bertemu dengan teman-teman Unhas yang menyalurkan bantuan yang mereka kumpul. Keren, gaess!

Ok, gaess. Saya mau latihan dulu. Latihan makan kerupuk. Cerita tentang Lombok akan saya lanjutkan besok dan mungkin terus berlanjut untuk hari-hari berikutnya. Karena Abang Bambang Widjojanto mantan wakil ketua KPK yang malam itu bermalam di salah satu tenda relawan bilang,”Teruslah ceritakan kondisi di sini. Bukan riya’ tapi kita ingin menggeser perhatian orang dari urusan politik ke urusan ke manusian”.(*)

(Citizen reporter: dr Irfan – Anggota Tim Emergency Response Group (ERG).

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!