Program Kemitraan di 2018, Pertamina Salurkan Rp8,5 M ke UMKM Sulsel – UPEKS
ANEKA

Program Kemitraan di 2018, Pertamina Salurkan Rp8,5 M ke UMKM Sulsel

MAKASSAR, UPEKS.co.id—Pertamina getol mendukung akses permodalan UMKM melalui Program Kemitraan (PK). Tahun lalu Pertamina menyalurkan permodalan bagi UMKM di Sulsel sebesar Rp8,5 Miliar.

Secara keseluruhan di wilayah Sulawesi, Perseroan menyalurkan sebesar Rp11,7 miliar secara kumulatif di 2018 bagi mitra binaan. Realisasi tersebut melebihi target yang ditetapkan perusahaan sebesar Rp10 miliar.

Tidak sebatas memberikan bantuan modal, Perseroan juga melakukan pendampingan demi mengawal usaha UMKM tetap bertumbuh baik. Salah satunya dalam hal manajemen pengelolaan keuangan.

Pertamina menggandeng Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Makassar menghelat coaching dan mentoring aplikasi APIK bagi mitra binaan, bertempat di Hotel Ramedo pada Selasa (22/01). APIK merupakan aplikasi akuntansi untuk UMKM berbasis Android.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, M. Roby Hervindo menjelaskan, Pertamina mendukung akses permodalan UMKM melalui Program Kemitraan (PK). Kegiatan pelatihan manajemen pengelolaan keuangan melalui aplikasi ini sebagai pendampingan bisnis bagi wirausaha UMKM.

“Aplikasi ini mudah digunakan, dan telah memenuhi standar akuntansi Entitas Mikro Kecil Menengah (EMKM). Akan membantu UMKM dalam pengelolaan keuangannya sehingga bisnis bisa semakin mantap,” kata Roby.

Secara berkelanjutan, program kemitraan ini diharapkan membantu Pemerintah menumbuhkan Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) baru pada 2019 ditargetkan naik sebesar lima persen dari jumlah penduduk. Angka ini meningkat dari tahun lalu sebesar empat persen.

Mitra binaan pemilik usaha konfeksi, Ruslan Nako, menyampaikan bahwa pengenalan aplikasi APIK ini sejalan dengan kebutuhannya yang punya jadwal padat.

“Aplikasi pencatatan keuangan yang dapat dibawa pergi kemanapun, saat belanja bahan, antar pesanan pelanggan dan bahkan pada saat bangun tidur. Saya sudah bisa merencanakan jumlah pengeluaran dan pemasukan usaha saya hari ini,” katanya.

Vice President Small Medium Enterprise (SME) IMA Chapter Makassar, Andi M. Nur Bau Maseppe mengatakan pendampingan didesain untuk meningkatkan kompetensi pengelolaan UMKM secara holistik.

“Kami dampingi UMKM mulai dari proses pengelolaan bahan baku, efisiensi proses produksi, perluasan jejaring pemasaran hingga pemantapan pengelolaan model bisnis,” kata Nur.

Para mentor dari IMA Chapter Makassar juga rutin melakukan visitasi atau kunjungan lapangan kepada 38 pelaku UMKM yang menjadi peserta program. Sehingga mereka dapat mempraktikkan langsung hasil pelatihan dan berkonsultasi kendala-kendala yang dihadapi.

Berikutnya, para mitra binaan ini akan difasilitasi dalam kegiatan business matching. Mereka akan dipertemukan dengan calon investor seperti peritel dan pebisnis besar, untuk mengembangkan usaha UMKM. (hry).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!