EKONOMI BISNIS

Artaputra Residence Suguhkan Rumah Subsidi Berspesifikasi Komersil

Direktur Utama PT Benteng Putra Abadi, Juina Isa, B.Mkt di Mall Ratu Indah Makassar, Sabtu (02/02/19).

MAROS, UPEKS.co.id–Pengembang berkompetisi dengan menghadirkan inovasi. Seperti yang dilakukan PT Benteng Putra Abadi, berani menyuguhkan rumah subsidi dengan spesifikasi rumah komersil di Artaputra Residence.

Perumahan ini terletak cukup strategis di daerah Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. 3 Km dari Kostrad Kariango Maros.

Direktur Utama PT Benteng Putra Abadi, Juina Isa, B.Mkt mengatakan,
setelah pengalaman menggarap perumahan elit, kini pihaknya ekspansi ke Maros untuk membangun rumah subsidi berskema FLPP dan rumah komersil.

Istimewanya, rumah subsidi tipe 36 dibangun dengan spesifikasi rumah komersil.

“Kita ingin hadir untuk mendukung program sejuta rumah pemerintah juga. Hadir memberikan rumah ke masyarakat dengan spesifikasi yang tetap bagus. Rumah murah tapi tidak murahan,” kata Juina di Mal Ratu Indah Makassar, Sabtu (02/02/19).

Jika rumah subsidi umumnya hanya menggunakan kloset jongkok, pihaknya berani memasang kloset duduk. Kemudian atap yang sama dengan rumah komersil termasuk kusen dan daun jendela.

Selain rumah subsidi, Artaputra Residence yang berdiri di atas lahan seluas 4,9 hektare tersebut juga menawarkan rumah komersil tipe 45. Harganya kompetitif.

“Sebagai penawaran perdana untuk tipe 45 diangka Rp198 jutaan, itu lebih rendah harga pasaran yang di atas Rp200 jutaan. Komersil tipe 36 harganya Rp160-an juta. Kalau rumah subsidi Rp136 jutaan,” urainya.

Agar akses angsuran lebih mudah, PT Benteng Putra Abadi telah bekerja sama dengan beberapa bank BUMN. Fasilitas KPR pun bisa di BNI, Mandiri dan BTN.

“Khusus anggota TNI Polri, bank menawarkan promo DP nol persen. Begitu berkasnya ok di bank, kami langsung bangunkan,” katanya.

Dengan lokasi yang cukup dekat dengan Konstrad, Juina menargetkan prajurit TNI sebagai pasar utama. Namun, tetap membidik masyarakat umum.

“Saya target tahun ini rumah subsidi ludes terjual. Karena pasarnya masih sangat terjangkau oleh daya beli masyarakat,” pungkasnya. (hry)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!