Kadinkes Kolaka Harun Masirri; Tidak Ada Lagi Penderita DBD Rawat Inap – UPEKS
SULBAR - SULTRA

Kadinkes Kolaka Harun Masirri; Tidak Ada Lagi Penderita DBD Rawat Inap

 

KOLAKA,UPEKS.co.id–Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kolaka Harun Masirri dikonfirmasi media ini di kantor Bupati kemarin terkait adanya puluhan masyarakat yang terkena penyakit Demam Berdarah(DBD) di Rumah Sakit Umum(RSU) Badan Layanan Umum(Blud) Benyamin Guluh kemarin.

Kadinkes mengaku bahwa beberapa hari lalu, ada sebanyak 26 orang masuk di RSU Kolaka karena diidentifikasi terkena penyakit DBD. Harun menjelaskan bahwa dari 26 orang ini ada 9 orang sempat dirawat di RSU Kolaka selama beberapa hari, sementara lainnya tidak menjadi masalah sehingga dipulangkan kerumahnya masing-masing.

“Tetapi sampai saat ini sudah tidak ada lagi pasien penderita DBD yang dirawat di RSU Kolaka, termasuk yang 9 orang itu juga sudah keluar ,”ungkap Harun.

Olehnya itu kata Harun dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan kasus demam berdarah dengue dibeberapa wilayah di Kab Kolaka, serta mencegah meluasnya penyebaran kasus DBD tersebut perlu adanya langkah antisipasi dan kewaspadaan dini.

Langkah antisipasi ini maka Bupati Kolaka Kolaka H Ahmad Safei telah mengeluarkan instruksi tentang kewaspadaan dini demam berdarah dengue. Menginstruksikan kepada semua Camat, Lurah, Kepala Desa(Kades), Sekola Dasar(SD), Sekolah Menengah Pertama(SMP), Sekolah Menegah Atas(SMA) dan sekolah sederajat  se Kab Kolaka.

Agar segera melakukan langkah-langkah, yaitu melaksanakan gerakan serentak Jumat bersih, Melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk(Gerakan PSN-DBD) di lingkungan masing-masing secara rutin setiap minggu sekali melalui kegiatan 3M yaitu menguras penampungan air secara rutin, menutup penampungan air, mengubur wadah atau kaleng-kaleng bekas yang dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes Aegypty.

Mencegah gigitan nyamuk dengan memakai pelindung kelambu atau obat anti nyamuk. Melaksanakan abatesasi dan pemeriksaan jentik nyamuk secara berkala dengan bantuann petugas kesehatan. Segera melaporkan bilamana ada warga diduga terkena DBD ke Dinas Kesehatan, agar segera ditindak lanjuti.

“Jadi instruksi Bupati ini untuk menghimbau kepada semua pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa mengajak masyarakatnya agar memelihara lingkungan yang bersih agar terhindar dari penyakit DBD,”ujar Harun.(pil)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!