103 Mahasiswa FKIP Unismuh Ikut P2K Nasional – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

103 Mahasiswa FKIP Unismuh Ikut P2K Nasional

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Sebanyak 103 Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar  mengikuti kegiatan P2K Nasional (KKNDiK Persyarikatan).

Diantaranya,15 orang di Universitas Muhammadiyah Surabaya, 38 orang di Universitas Muhammadiyah Jakarta, 30 orang di Universitas Muhammadiyah Prof.  Dr.  Hamka Jakarta.

Hal tersebut diakui Dekan FKIP Unismuh Erwin Akib saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019). Kata dia selain tiga universitas juga ada di Palu, Sulawesi Tengah,  sebanyak 10 orang yang saat ini sementara mengikuti P2K.

“Kegiatan P2K di Palu merupakan P2K Kemanusiaan, dan ini merupakan kegiatan mata kuliah yang dulunya disebut KKN, namun sejak tahun 2006, penamaan  KKN tersebut diubah menjadi P2K,”ungkap Erwin.

Menurutnya P2K lebih berorientasi kepada dunia sekolah, dengan porsi 75% pengajaran dan 25% pengabdian masyarakat.

“Khusus untuk wilayah Jakarta, kegiatan ini merupakan kegiatan yang 4 kalinya kita lakukan dengan kerjasama dengan UMJ dan UHAMKA sebagai perwujudan  bagi kami LPTK PTM untuk saling maju dan memajukan,” tandasnya.

Sementara untuk wilayah Surabaya, sambung Erwin imerupakan tahun pertama melakukan kegiatan P2K dengan menggandeng juga dari Universitas  Muhammadiyah Surabaya.

“Harapan kami bahwa melalui kegiatan P2K nasional ini, mahasiswa FKIP Unismuh dapat memeroleh pengalaman tersendiri ketika berhadapan dengan siswa-  siswa yang tentu secara kultural akan berbeda dengan peserta didik yang ada di wilayah sulawe selatan,” pungkasnya.

Selain itu, P2K tegas Erwin merupakan pengalaman yang nantinya akan menjadi modal bagi mahasiswanya untuk semakin meningkatkan kapasitas keilmuannya  dan juga membangun kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran dan pengajaran.

“P2K Kemanusiaan yang dilakukan oleh mahasiswa FKIP di Palu itu kami bekerjasama dengan MDMC PWM Sulsel dan Sulteng dengan kegiatannya lebih  banyak terfokus pada kegiatan psikososial bagi anak anak peserta didik pasca gempa Palu Sulawesi Tengah,” tutupnya.(Rasak)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!