Poltekkes Makassar Tingkatkan Praktik Kolaborasi Interprofesional – UPEKS
EDUKASI BUDAYA

Poltekkes Makassar Tingkatkan Praktik Kolaborasi Interprofesional

MAKASSAR,UPEKS.co.id– Setelah beberapa tahun melaksanakan PKL, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Makassar kembali mengadakan  Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Terpadu 2019 di Auditorium Poltekkes Makassar.

Dalam kegiatan PKL ini, Poltekkes Kemenkes Makassar mengambil tema “Meningkatkan Kolaborasi Interprofesional Untuk Mewujudkan Keluarga Sehat di
Kabupaten Enrekang”. Dengan konsep Inter Profesional Education and Collaborative Practice (IPE-CP).

Diketahui, PKL Terpadu 2019 ini akan di mulai pada 18 Februari hingga 10 Maret 2019 mendatang, di Kabupaten Enrekang.

Ketua Panitia PKL Terpadu 2019 Poltekkes Kemenkes Makassar, Siti Nurul Fajriyah mengatakan, PKL Terpadu ini sudah pernah dilakukan sejak tahun 2007  lalu.

Namun, PKL Terpadu kali ini berbeda, dengan konsep IPE-CP yang merupakan suatu pendekatan model pendidikan yang diharapkan dapat merubah persepsi  mahasiswa terhadap profesi kesehatan dan profesi lainnya dalam upaya memberikan perbaikan secara klinis dalam komunitas dan keluarga.

“Sehingga pelaksana PKL Terpadu dengan konsep IPE-CP ini, dapat menunjang terciptanya lulusan Poltekkes Kemenkes Makassar yang siap bekerja dalam tim  dan melakukan praktek kolaborasi dengan efektif untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang berkualitas,”ungkap Nurul disela-sela Pembekalan PKL Terpadu  2019, di Auditorium Poltekkes Kemenkes Makassar, Selasa (12/2/19).

Nurul menambahkan, PKL Terpadu 2019 memiliki Program studi (Prodi) diantaranya 9 Prodi D.III dan 7 Prodi D.IV dari 8 Jurusan yaitu Keperawatan,  Kebidanan, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Farmasi, Fisioterapi, Kesehatan Gigi dan Analis Kesehatan.

Ditempat yang sama, Kepala Program Studi (Kaprodi) Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar, Raimundus Chaliks menambahkan, tujuan dari PKL  Terpadu ini dengan pendekatan IPE-CP untuk memberikan pengalaman belajar langsung di lapangan kepada mahasiswa dalam rangka pemecahan masalah  kesehatan dan meningkatkan status kesehatan masyarakat, serta identifikasi masalah, dan menetapkan alternatif solusi kepada masyarakat.

“Jadi mahasiswa nantinya kalau sudah lulus dapat mempraktekkan dengan mudah dan mengimplementasikan di Nusantara Sehat. Ia sudah terlatih dari dulu,  dengan meningkatkan keterampilan IPE-CP,”tambah Roy sapaan akrabnya. (Mitaangraeni)

==============

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!