ANEKA

Viral di Facebook, Pemda Takalar tak Sanggup Bayar, BPJS Hentikan Pelayanan KIS

TAKALAR,UPEKS.co.id—Issue BPJS Takalar menghentikan pelayanan KIS dengan alasan PEMDA sudah tidak  sanggup membayar karena anggaran habis. Akibatnya ratusan warga dari berbagai kecematan yang telah
mengambil nomor antrien diperkenankan pulang.

Pasalnya ada kebijakan bupati menghentikan penerbitan kartudengan alasan, sudah over sehingga pemda tidak bisa lagi membayar anggaran untuk KIS.

“Lalu bagamna kalau emergency..? Contoh kasus. Pasien (warga tak mampu) yang melewati 3 hari masa inap itu  dialihkan ke pasilitas Umum (perawatan). Siapa yang mau menanggung biaya mereka,” tulis Umar Dani Titung di  halaman Facebooknya, Rabu (28/3/19).

Ciutan Umar Dani Titung dihalaman Facebooknya mendapat tanggapan Kadis Kesehatan Dr Nilal Fauzia.

Dikatakannya, sebagai bahan pertimbangan penambahan peserta PBI Lokal sambil menunggu keputusan lebih  lanjut.

“Terkait kepesertaan berdasarkan berita acara rekonsiliasi data dan jumlah peserta di File BPJS Kesehatan,  hingga Maret 2019 adalah 99.555 jiwa.” ujarnya pada Upeks Kamis sore (28/3/19.

Dr Nilal Fauziah menegaskan, jika berdasarkan SK Bupati Nomor 472 Tahun 2018 tertanggal 29 Nopember data  tentang penduduk miskin kemiskinan dan tidak mampu atau peserta kesehatan Gratis (FBI Lokal) yang  dibayarkan,melalui APBD Tahun anggaran 2019.

“Jumlah peserta BPJS miskin ditanggulangi Pemda 99.745 jiwa estimasi anggaran Rp 27.529.620.000,” tegas  Mantan direktur RSUD HPN Takalar.(Jahar)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!