MAKASSAR CITY

Honor PPK dan PPS Tidak Dibayar, Sekretaris dan Bendahara KPU Ditetapkan Tersangka

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, menetapkan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar pada Pilwalkot Kota Makassar 2018.

Kedua orang yang ditetapkan tersangka oleh penyidik yakni Sekretaris KPU Makassar, Drs Sabri (51) dan Bendahara Pengeluaran KPU Kota Makassar, Habibi.

Mereka ditetapkan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara.

“Keduanya kita tetapkan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara, pada Senin (22/4/19), ” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (23/4/19).

Dicky menerangkan, kedua tersangka itu terbukti menyalahgunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2017 dan tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 60 miliar, pada Pilwalkot Kota Makassar.

Dana hibah sebesar Rp 60 miliar itu dalam rangka Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar Tahun  2018. Sebagaimana dalam Naskah perjanjian hibah daerah yang di tanda tangani oleh Walikota Makassar Ir Moh Ramdhan Pomanto dengan Ketua KPU Kota Makassar, M Syarief Amir.

“Bahwa dalam pelaksanaan ditemukan rencana anggaran biaya pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2018 yang tidak direalisasikan dan pungutan pajak yang tidak disetorkan ke Kas Negara / Daerah, ” terangnya.

Penyalahgunaan anggaran tersebut tidak direalisasikan kepada pengadaan barang jasa dan belum dibayarkan kepada penyedia jasa, tidak dibayarkan honor PPK dan PPS. Pajak yang telah dipungut mulai bulan November sampai bulan Oktober 2018, juga belum disetorkan ke Kas Negara atau daerah.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspetorat Kota Makassar No. : 0002/Insp/780.04/I/2019 Tanggal 08 Januari 2019 ditemukan kekurangan Kas Tunai sebesar Rp. 5.891.456.726, ” ucapnya.Kemudian lanjut Dicky, berdasarkan pemeriksaan Inspektorat Sekretariat Jenderal KPU No. LAP-60/K.08/XI/2018 Tanggal 14 November 2018 ditemukan Ketekoran Kas sebesar Rp 5.601.544.741.Kemudian dilakukan pemeriksaan saksi dari KPU sebanyak sembilan orang dan pemeriksaan rekanan, BPKAD, PPK dan PPS sebanyak 27 orang. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap Ahli Inspektorat Kota Makassar, ahli KPU RI dan ahli Kemendagri.

“Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan sebagai tersangka terhadap Drs Sabri Selaku Sekretaris KPU Kota Makassar dan Habibi selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu. Keduanya pun langusung ditahan, ” tutupnya.(Jay)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!