ANEKA

UMI Peringati Nuzulul Quran, Ini Harapan Rektor

HADIAH. Dewan Pembina YW UMI, Prof Mansyur Ramly menyerahkan hadiah kepada pemanang lomba seni, Rabu (22/5). Ist.

MAKASSAR,UPEKS.co.id–Untuk lebih mengaktualkan nilai-nilai Alquran, Keluarga Besar UMI gelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Umar  bin Khattab,kampus II UMI Jl Urip Sumoharjo, Rabu (22/5).

Kegiatan yang dirangkaikan buka puasa bersama itu dihadiri Dewan Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr H  Mansyur Ramly,SE, Rektor, Prof DrH Basri Modding,SE, para Wakil Rektor, dekan,kepala lembaga,dosen,  karyawan dan ratusan mahasiswa dan jamaah yang memadati masjid Umar bin Khattab.

Prof Mansyur Ramly saat sambutan, sangat mengapresiasi pada panitia pelaksana atas kerja aktifnya, sehingga  peringatan Nuzulul Quran ini terlaksana dengan baik.

”Alquran yang berperan sebagai petunjuk hidup bagi manusia, selain perlu dibaca juga sangat perlu dikaji  mendalam dalam rangka lebih memahami kandungan isinya. Itu sangat bersinergi dengan peran UMI sebagai  lembaga pendidikan tinggi dan dakwah,” kata Mansyur Ramly.

Hal senada dikemukakan Rektor UMI, Prof Basri Modding. Dikatakannya, banyaknya mukjizat yang terkandung  dalam Alquran. Untuk itu, bagi segenap civitas academika UMI, nilai dan ajaran Quran sebagai pedoman perlu  terus dikaji dan dipraktikkan dalam kehidupan.

Sementara itu, ustadz Dr H Kamaluddin Abu Nawas,MA dalam taudziah hikmah Nuzulul Quran menandaskan,  Alquran sebagai hudanlinnas, merupakan petunjuk dan rahmat bagi manusia. Selain itu, Kitabullah merupakan  rahmat terbesar bagi kaum wanita.

Pertimbangannya, lanjut Kamaluddin Abu Nawas, sebelum Nabi Muhammad,SAW hadir, status dan perlakuan  terhadap kaum wanita sangat menyedihkan. Saat itu, nasib wanita tak ubahnya barang warisan.

Praktiknya, perlakuan pada wanita ketika itu, bergantung dari kaum lelaki yang menguasainya. Alhamdulillah, Nabi  Muhammad hadir bersama Alquran dengan konsep ajarannya yang mengangkat harkat dan martabat kaum  wanita, ungkap Kamaluddin.

Dibagian lain, Kamaluddin Abu Nawas yang juga Ketua Bidang Pendidikan,Penelitian dan Pengabdian Masyarakat  DPP IMMIM itu menambahkan, hal lain yang perlu dipahami, bahasa quran itu sangat indah dan sistematis.

Sebuah ayat dengan ayat, surah dengan surah lainnya punya keterkaitan dan saling bersinergi, ujarnya.

”Dalam alquran, Allah Swt menyapa Nabi Muhammad SAW tanpa menyebut nama, melainkan dengan sapaan jabatan sebagai Rasul Allah. Ada hasil kajian menyebutkan, Allah menyapa dengan kata Rasulullah, sebagai bentuk  penghormatan Alllah atas tingginya akhlak Nabi Muhammad,” tambahnya.

Rangkaian peringatan Nuzulul quran, sebelumnya, sejumlah petinggi UMI menguji kemampuan hafal beberapa  mahasiswa penghafal (tahfidz quran) UMI. Selanjutnya panitia pelaksana mengumumkan hasil lomba  seni,tadarrus dan cerdas cermat ramadan bagi dosen,karyawan dan mahasiswa UMI.

Untuk lomba seni, juara 1 (Fakultas Ilmu Perikanan Kelautan), jura II (FAI), juara 3 (Fak. Ilmu Komputer), Lomba  tadarrus,pimpinan (Dekan/Wakil Dekan), juara 1 (Dekan sastra), juara 2 (Dekan Pertanian), juara 3 (Dekan FAI).

Khusus cerdas cermat/kuiz, juara 1 (Fak. ilmu komputer), juara 2 (Perikanan dan Kelautan) dan juara 3 (FAI).

Untuk karyawan, juara 1 tadarrus, Suaib, juara 2 Jamal Sarera dan juara 3, Hj Muliati. Khusus tadadrrus  mahasiswa, juara 1, yusriadi, juara 2 Juprianto dan juara 3 Vina Panduwinata. Sementara itu, Lomba Asmaul  Husna, juara 1 Perikanan dan Kelautan, juara 2 FAI dan juara 3 dari Ilmu Komputer.

Terakhir, cerdas cermat ramadan juara diraih Fak. ilmu komputer dan Perikanan kelautan, kata Ketua Panitia  Bidang Seni Milad UMI ke-65, Dr HM Ishaq Shamad,M.Ag. (arf).

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!