EDUKASI BUDAYA

Kaji Kepemimpinan Visioner di Kota Makassar Antar Staf ASN Kabupaten Minahasa Utara Raih Doktor di UNM

Makassar, Upeks.co.id–Kota Makassar jika dihubungkan konsep kota dunia, masih jauh dari standar untuk disebut kota global atau kota dunia.

Kota dunia memiliki cakupan aspek pelayanan kota dengan kualitas hidup yang didukung oleh teknologi informasi memadai dan aspek SDM yang butuh peningkatan keahlian dan keterampilan.

Hal itu yang mendorong Joice Elsye Luntungan meneliti para pemimpin di kota Makassar dengan judul “Suatu Analisis Kepemimpinan Visioner di Kota Makassar” yang dipertahankan pada sidang ujian disertasi meraih gelar doktor pada Selasa (14/5) di PPs UNM.

Sidang dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum., dengan anggota Prof.Dr.Jonathan Salusu,M.A., Prof.Dr.Andi Ima Kesuma,M.Pd., Prof.Dr.Haedar Akib,M.Si., Prof.Dr.Sangkala,M.A., Prof.Dr.Fakhri Kahar,M.Si., dan Dr.Maharuddin Pangewa,M.Si.

Menurut staf ASN Kabupaten Minahasa Utara, menemukan dua karakteristik para pemimpin di kota Makassar, yaitu power of position (kekuasaan karena posisi/jabatan) dan adaptable (kemampuan beradaptasi) sehingga dapat berperan aktif menghadapi perubahan teknologi.

Strategi yang ditempuh pemimpin di kota Makassar adalah membina hubungan baik (good relationship) di antara sesama pemimpin dan pihak terkait seperti DPRD, investor, dan masyarakat.

Para pemimpin di kota Makassar sudah visioner dengan membangun mekanisme kerja yang berbasis informasi dan teknologi (IT).

Setelah menjawab pertanyaan, sanggahan, dan bantahan tim penguji, promovenda dinyatakan lulus dengan IPK 3,90 atau predikat kelulusan sangat memuaskan.

Dr. Joice Elsye Luntungan, BSSc.,M.Sc. tercatat sebagai alumni ke-785 PPs UNM dan ke-306 Prodi Ilmu Administrasi Publik.

Menurut Asdir 3, Prof.Dr.Anshari,M.Hum, temuan disertasi ini sangat layak dibaca dan ditelaah oleh para pemimpin di kota Makassar sebagai referensi dalam memimpin untuk mewujudkan kota Makassar sebagai kota dunia.(rls)

To Top