SULAWESI SELATAN

Tak Rampung, P2SS Minta Proyek Toilet Rp1,4 Miliar di Buntu Burake Diusut

TATOR,UPEKS.co.id— Lembaga Pemerhati Pembangunan Sulsel (P2SS) menilai, proyek toilet mewah senilai Rp1,4 miliar di lokasi wisata Buntu Burake Kabupaten Tana Toraja (Tator) perlu diusut aparat penegak hukum.

Direktur P2SS, Maman Pariatna, Rabu (22/5/19) mengatakan, proyek ini dikerja tahun 2017 lalu menggunakan APBD Kabupaten Tana Toraja.

Menurut Maman, seharusnya proyek tersebut rampung tepat waktu, namun hingga waktu yang ditentukan proyek ini tidak selesai.

“Rp1,4 miliar hanya digunakan untuk membangun toilet. Ini jelas mengundang pertanyaan publik. Soalnya, masih banyak hal lain yang bisa dibangun untuk kesejahteraan masyarakat ketimbang hanya dengan membangun toilet,” tegas Maman.

Lebih jauh Maman mengungkapkan, penggunaan APBD dan APBN sejatinya  harus tepat sasaran dan berdampak  kepada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami minta Kejati Sulsel menggunakan hak inisiatifnya untuk turun melakukan pengusutan. Semua pihak yang terkait dengan proyek ini harus diperiksa. Jika ada dugaan pelanggaran hukum dan merugikan keuangan negara, semua yang terlibat harus diseret ke hadapan hukum,” tegas Maman.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Salahuddin mengapresiasi adanya informasi tersebut.

“Kita akan kaji dan pelajari informasi tersebut,” ujar Salahuddin.

Menurut Salahuddin, jika ada indikasi penyimpangan dalam proyek tersebut,  pihak Kejati akan menurunkan tim untuk melakukan Puldata dan Pulbaket (ris)

To Top