SULAWESI SELATAN

Komisi III DPRD Enrekang Akan Panggil Kapus Anggeraja Dan Dinkes Terkait Infus Expayer


ENREKANG, ENREKANG.co.id — Komisi III DPRD Kabupaten Enrekang dalam waktu dekat akan memanggil pihak Puskesmas Anggeraja dan Dinas Kesehatan Enrekang terkait kasus pemberian Infus expayer yang dilakukan salah satu petugas kesehatan Puskesmas Anggeraja terhadap pasien anak bernama Farizah ( 3 ).

 

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Enrekang Disman Duma dan Anggota Komisi III DPRD Enrekang Andi Hendra pada konfrensi Pers yang digelar Jumat sore (21/6/2019) diruang kerja Ketua DPRD Enrekang.

 

Baik Disman Duma maupun Andi Hendra sangat menyayangkan kecerobohan yang telah dilakukan pihak Puskesmas Anggeraja, meskipun Kapusnya telah berdalih ada masa toleransi pada obat – obat tertentu yang sudah kadauarsa masih bisa digunakan tiga bulan kedepan. Namun kedua politisi ini menganggap petugas kesehatan tersebut telah melakukan kelalaian apalagi benda tersebut masuk kedalam tubuh manusia.

 

Di depan para Awak Media, Andi Hendra mengatakan akan membahas banyak hal dengan OPD terkait menyangkut semakin buruknya layanan kesehatan di beberapa Puskesmas dan bahkan rumah sakit.

 

” Ini prestasi buruk yang terjadi selama ini. Dari dulu memang pelayanan kesehatan di Enrekang tidak berkualitas. Bagaimana pelayanan tidak buruk kalau klaim rumah sakit ke BPJS saja selalu terlambat. Selama ini jika pelayanan kesehatan tidak baik yang selalu kita protes kinerja BPJS padahal setelah saya bertemu pihak BPJS Enrekang semua terjadi karena pihak rumah sakit yang tidak tepat waktu melakukan klaim ke BPJS”. Papar Andi Hendra.

 

Politisi Hanura ini menjelaskan akan memanggil secepatnya unsur yang terkait pelayanan kesehatan di Enrekang bahkan akan turun lapangan melakukan mengecekan dan Andi Hendra akan menggandeng Wartawan untuk bersama – sama turun kelapangan.Ditempat yang sama Ketua DPRD Enrekang Disman Duma menegaskan banyak hal terkait pelayanan kesehatan yang memang perlu keseriusan untuk dibahas. Termasuk ketersediaan obat – obatan dirumah sakit, dan masalah lain termasuk kesejahteraan para Dokter.

 

” Saya dapat WA dari salah satu Dokter yang ada di Puskesmas bahwa sampai sekarang TP mereka belum dibayarkan. Bagaimana dokter bisa bekerja maksimal kalau kesejahteraan mereka tidak diperhatikan dan ini juga akan masuk dalam agenda pembahasan kami”. Kata Ketua DPRD Enrekang Disman Duma.

 

Disman mengatakan masyarakat tidak akan merasakan pelayanan berkualitas jika Pemkab tidak memperhatikan kesejahteraan para Dokter dan Petugas kesehatan lainnya.” Ini yang harus disikapi serius oleh Pemerintah. Kalau tidak mau bermasalah lebih jauh Bupati harus segera mencabut Perdanya”. Tegas orang yang akrab disapa Didu ini. ( Sry)

To Top