SULAWESI SELATAN

Wabub Bulukumba : Tolong Jangan Lagi Sebar Video dan Beritanya, Merusak Psikologi Anak

MAKASSAR, UPEKS.co.id–Wakil Bupati Bulukumba dan sejumlah tokoh Bulukumba angkat bicara terkait video mesum yang sedang viral. Mereka meminta video itu tidak lagi disebar sebab akan merusak psikologi anak.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, kejadian ini sangat disayangkan. Ini bukan sekadar persoalan anak muda yang salah pergaulan, namun menyangkut berbagai aspek lainnya.

“Termasuk manajemen sekolah dslsm pengawasan dan bagaimana srbuah keluarga tetap harmonis sehingga anak tetap dalam pengawasan yang baik,” kata Tomy dalam sambungan telepon, Jumat (14/06/19).

Tomy pun meminta, untuk tidak lagi menyebarkan berita dan video tersebut. Sebab menurutnya akan merusak psikologi anak, terlebih bagi si korban dan keluarganya.

Pemerintah pun tidak tinggal diam.
Tim perlindungan anak sudah turun tangan. Bahkan keduanya sudah dinikahkan serta sudah tidak berdomisili di Bulukumba demi menghidari sanksi sosial yang semakin memperburuk kondisi mental merrka.

“Agar tidak terulang lagi. Kita panggil Dinas Pendidikan untuk pembatasan handphone di lingkungan sekolah yang bisa merusak semangat belajar,” tuturnya.

Kata Tomy, sebenarnya Bulukumba telah lama menjalankan program pengembangan kepemudaan. Seperti pekan olahraga remaja, karya ilmia tingkat nasional. Kegiatan kepramukaan, PMI dan kegiatan lain yang sifatnya memberi wadah pengembangan bagi pemuda.

“Semoga itu jadi ruang eksistensi anak muda agar tidak terjebak pada hal-hal yang merusak,” tuturnya.

Sementara, Bendarara Umum Kerukunan Kekuarga Bulukumba,  Ahmad S. Ilham kekhawatiran atas masifnya pemberitaan beritaan dan banyaknya ‘meme’ yang beredar di media sosial terkait video l tersebut.

“Kami sangat khawatir jejak digital membuat masa depan anak itu tidak cerah lagi. Kasian,” tuturnya.

Ilham yang akrab di sapa Ilo’ ini menegaskan KKB akan berusaha melalui pendampingan melalui organisasi sayap kepemudaan kepada korban agar bisa meredam efek psikologi.
(hry).

To Top