RAGAM

Penasihat Hukum Minta Hakim Pertimbangkan Tuntutan JPU

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Penasehat Hukum mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel,  Zulkifli Gani Ottoh (Zugito), ajukan pembelaan saat sidang pledoi yang dipimpin oleh Majelis Hakim Widiarso, di  Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (11/7/19) sore.

Sidang pledoi atau pembelaan itu diajukan Penasihat Hukum Zugito, Faisal Silenang dan Ridwan, terkait tuntutan  Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa empat tahun enam bulan dalam perkara penyewaan aset  Pemprov Sulsel.

Faisal Silenang, Kuasa Hukum Zugito saat membacakan materi pembelaannya mengatakan, terdakwa dalam  tuntutan JPU tidak terbukti menyalahgunakan wewenang atau memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu  korporasi.

Karena yang dimaksud dengan penyalahgunaan wewenang adalah kesempatan atau sarana yang ada padanya
karena jabatan atau kedudukan yang dijabat oleh pelaku tindak pidana korupsi dengan tujuan lain atau maksud
yang bertentangan dengan kewenangan.

“Untuk mencapai tujuan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi dalam hal untuk mencapai
tindakan itu, harus melekat jabatan atau kedudukan dari pelaku tindak pidana korupsi, ” kata Faisal.

Kemudian lanjut Faisal, dimaksud dengan kewenangan adalah serangkaian hak yang melekat pada kedudukan
pelaku tindak pidana korupsi untuk mengambil tindakan. Namun hal tersebut semua bertentangan yang dilakukan
terdakwa.

“JPU yang menyatakan dakwaan primer tidak terbukti sementara dakwaan subsider terbukti. Dimana uraian kedua
dakwan JPU itu kami nilai sama, ” ucap Faisal saat membacakan materi pembelaannya.

Dengan demikian, akibat dakwaan primer tidak terbukti maka tidak perlu dibuktikan dengan dakwaan subsider.
Apabila unsur melawan hukum dalam dakwaan primer tidak terbukti, maka tidak perlu dibuktikan unsur
menyalahgunakan wewenang.

“Karena kami menilai tidak tepat dalam tuntutan JPU, maka kami meminta hakim untuk mempertimbangkan
tuntutan Jaksa Penuntut Umum, ” terangnya.(Jay)

To Top