RAGAM

Diduga Penipu Online Gunakan Selebgram, Siang Ini Korban Lapor Polisi

MAKASSAR –Zaman kian berkembang. Saat ini, semua bisa dilakukan secara online. Mulai dari berbelanja, pesan tiket pesawat terbang, hotel, dan lain sebagainya.

Gaya penipuan pun juga dilakukan dengan berbagai cara. Tidak sedikit mereka melakukan endorse lewat youtuber untuk meyakinkan korbannya.

Pengguna akun IG (instagram) tria_rez23 misalnya, memperdayai korbannya dengan cara melempar story di akun instagram miliknya.

Dia menjual dengan cara pre-order (PO) dengan harga yang ditawarkan lebih murah dari harga toko. Untuk iphone XMAX misalnya, warga Makassar ini hanya membandrol harga Rp15 juta, lebih murah dari harga toko yang mencapai Rp18 juta hingga Rp20 juta.

Dia juga sengaja memasang story dengan cara membagi-bagikan pesanan ponsel kepada pengordernya, bahwa iphone yang dipesan itu sudah sampai ke tangan pembeli. Tidak jelas, apakah ponsel yang dibagi itu hanya rekayasa kepada temannya atau benar kepada pelanggannya. Yang pasti, beberapa korbannya sudah mengakui bahwa gaya itu adalah untuk memperdaya netizen agar bisa memesan ponsel ke perempuan berparas cantik ini.

Fit misalnya, nama yang disamarkan ini adalah salah satu dari sekian banyak korban dari perempuan bernama asli Andi Rezky Fitriani Tham ini. Awalnya, dia tertarik dengan promo cell yang ditawarkan Tria atau Rezky dengan harga miring. Apalagi, setelah salah satu selebgram ternama di Makassar mempromosikan produk milik Tria ini lewat akun instagramnya.

Awalnya, Tria menyatakan pelunasan dilakukan setelah pesanan sampai di tangan pembeli. Tapi, pada 1 Mei 2019, Tria meminta ditransferkan panjar sebesar Rp5 juta ke rekening BCA miliknya. Saat itu, sekitar pukul 13.52 Wita, korban Fit mengirim sesuai permintaannya dengan janji akan mengirim secepatnya atau paling lambat sebulan dari pembayaran awal. Komunikasi pun intens dilakukan keduanya melalui chat watshap (WA).

Korban berharap ponsel pesanan itu bisa dikirim lebih awal atau sebelum Idul Fitri lalu. Tria bisa memenuhi janji itu dengan harapan korban bisa mengirim lagi Rp5 juta ke rekeningnya dengan alasan memajukan jadwal pengiriman.

Sehingga pada 6 Mei korban pun mengirimkan ke rekening pelaku. Pada 16 Mei, korban pun mengirim lagi sebesar Rp4,4 juta ke rekening Tria untuk pelunasan.

Menjelang lebaran Idulfitri, korban menagih janji ke Tria. Tapi,jawabannya minta bersabar karena barang tersebut belum ada. Korban pun menerima. Belakangan, suami korban berkomunikasi dengan Tria meminta dikirim barang itu ke Graha Pena, Jl Urip Sumoharjo, Makassar. Tria mengaku sedang dalam perjalanan menggunakan kurir. Hingga malam, kurir tersebut tak kunjung datang. Alasan ini terus disampaikan Tria setiap kali ditagih. Malah, nomor telepon kurir yang diberikan adalah nomor yang tidak bisa dihubungi.

“Suami saya sudah curiga bahwa ini adalah modus penipuan. Tapi saya tetap berkomunikasi dan Tria berjanji akan mengirim secepatnya,” tutur Fit.

Menjelang tiga bulan sejak transaksi, penipu ini terus berjanji untuk mengirim ponsel pesanan. Tapi, janji tersebut hanya sebatas watshapp saja.

“Suami saya mencoba menghubungi selegram yang mengendorse lewat rekannya. Selebgram itu hanya membantu memfasilitasi dan Tria tetap merespons dengan janji,” katanya.

Malah selebgram itu meminta kasus ini diadukan ke pihak berwajib.

“Silakan dilaporkan, Pak. Saya ini hanya membantu promo,” ujar selebgram itu dalam WA nya.

Namun, usai Idul Adha, sebanyak 24 postingan di instagram Tria_Rez dihapus semua, seakan ingin menghilangkan jejaknya.

Karena itu, rencananya, Selasa 13 Agustus, korban akan melaporkan dugaan penipuan ini ke Polrestabes Makassar.

“Siang ini, suami saya akan melaporkan kasus ini sebagai bentuk penipuan atau kejahatan KUHP pasal 378 dan UU ITE,” ujarnya. (*)

To Top